Jejak Spiritual Mbah Kwang
Dusun Kuwangsan adalah sebuah pemukiman yang namanya diambil dari nama seorang tokoh spiritual dan sesepuh agung bernama Mbah Kwang. Beliau merupakan figur panutan yang meletakkan dasar-dasar sosial-kemasyarakatan, dan makam keramatnya yang berada di dusun ini menjadi bukti sejarah sekaligus pusat penghormatan warga.
Dahulu kala, wilayah ini merupakan daerah yang belum tertata hingga datanglah seorang pengembara sekaligus ulama/tokoh bijak yang dikenal dengan nama Mbah Kwang. Beliau dikenal memiliki karomah, sifat yang bersahaja, serta kebijaksanaan yang tinggi, sehingga dalam waktu singkat berhasil memikat hati masyarakat sekitarnya. Mbah Kwang menjadi tempat bertanya bagi segala persoalan, mulai dari urusan pertanian, hukum adat, hingga wejangan spiritual. Atas jasa beliau, kawasan ini tumbuh menjadi pemukiman yang makmur dan damai.
Setelah Mbah Kwang wafat, beliau dimakamkan di tempat tertinggi atau area khusus di dusun tersebut. Untuk menghormati jasa dan rintisan hidup sang sesepuh, masyarakat sepakat menamai wilayah tempat tinggal mereka sebagai Kuwangsan (artinya: wilayah atau tempat kekuasaan/jejak peninggalan Mbah Kwang). Hingga kini, makam Mbah Kwang masih dirawat dengan takzim, dan nama Kuwangsan menjadi pengingat abadi bagi warga untuk selalu meneladani sifat luhur sang panutan.